From: admin@naiffunclub.com
To: nfc@all.world
Date: Feb 11, 2006 11:10 AM
Subject: Info T-Shirt Naiffunclub (Lanjutan)
Salam Retropolis!
Menjawab beberapa pertanyaan yang datang mengenai cara mendapatkan T-Shirt Naiffunclub, kami akan memberitahukan bagaimana cara mendapatkannya via pos:
1. Pertama kalian mentransfer uang sejumlah Rp. 70.000 yang ditujukan kepada bank BCA dengan no.rekening 7000166817 a/n Taufan N.
2. Kemudian kalian fax bukti transfer uang ke no. fax 021-4226576.
3. Kirimkan Nama Lengkap, No. Telp & HP, Email, serta Alamat Lengkap kalian via email ke toko_yahud@naiffunclub.com dengan subject “Yahud Pos” pada hari yang sama sebelum atau setelah kalian fax bukti transfer.
4. Harap memberikan alamat lengkap dengan selengkap-lengkapnya supaya T-Shirt Naiffunclub yang telah dipesan dapat sampai kepada pemesan.
5. T-Shirt akan dikirimkan kepada alamat yang dituju dengan ongkos kirim sebesar Rp. 5.000 setelah semua data pada poin-poin diatas telah kami terima.
Bagi kalian yang berada di kota Jakarta kami sarankan sebaiknya datang saja ke toko Yahud langsung di Jl. Pancoran Timur V No.6B Jakarta Selatan 12780. Di sana kalian dapat bergabung dengan rekan-rekan Retropolis Jakarta yang lainnya pada hari Kamis.
Oh ya, dalam beberapa hari kedepan kami juga akan mengupload semua gambar-gambar berkaitan dengan Official Merchandise Naif yang ada di toko Yahud pada forum web http://www.naiffunclub.com . So, tetap up to date di forum!
Untuk pertanyaan-pertanyaan seputar Official Merchandise Naif, saran maupun kritik dapat kalian sampaikan melalui email retro_star@naiffunclub.com atau juga ke toko_yahud@naiffunclub.com dengan subject “Towal-Towel Yahud”.
Terima Kasih
Toko yahud
NAIF FUN CLUB JOGJA
Ajang penggemar musik retro jadul tahun 50,60,70 dan pertengahan 80'an. Suka ngobrol masalah musik, pergaulan, tuker-menuker aksesories lawas, dan juga bergaya jadul (gak wajib seh, tapi paling tidak 20%nya). Kami juga anggota2 NFC (Naif Fun Club) Jogja.
Wednesday, February 15, 2006
Tuesday, February 07, 2006
Info T-Shirt NFC
From: admin@naiffunclub.com
To: nfc@allover.world
Date: Feb 7, 2006 9:21 PM
Subject: Info T-Shirt NFC
Salam Retropolis!
Diberitahukan kepada seluruh rekan-rekan Retropolis, bagi kalian yang belum memiliki T-Shirt Naiffunclub harap segera mengunjungi toko Yahud di Jl. Pancoran Timur V no.6B, Jakarta Selatan 12780. T-shirt NFC sudah dapat kalian miliki sekarang juga.
Oh ya, bagi kalian yang berada di luar kota Jakarta dapat menghubungi Awal melalui telp. 08158158038 atau dapat email ke retro_star@naiffunclub.com
Terima Kasih
To: nfc@allover.world
Date: Feb 7, 2006 9:21 PM
Subject: Info T-Shirt NFC
Salam Retropolis!
Diberitahukan kepada seluruh rekan-rekan Retropolis, bagi kalian yang belum memiliki T-Shirt Naiffunclub harap segera mengunjungi toko Yahud di Jl. Pancoran Timur V no.6B, Jakarta Selatan 12780. T-shirt NFC sudah dapat kalian miliki sekarang juga.
Oh ya, bagi kalian yang berada di luar kota Jakarta dapat menghubungi Awal melalui telp. 08158158038 atau dapat email ke retro_star@naiffunclub.com
Terima Kasih
Thursday, January 26, 2006
Suka Duka Band Retro di Indonesia
Sempat Dicap Tidak Penuhi Standar Retro Makin hari, scene musik kita makin diramaikan band yang menggunakan attitude jadul alias jaman dulu. Mulai dari segi musik, dandanan, desain album hingga imej dibuat ala jaman baheula. Memang tidak booming seperti aliran ska atau punk melodic, tapi skalanya cukup intens.Band macam Naif, Saudara Saudari, Mocca, La luna, Sore, White Shoes and The Couples Company (WSTCC), The Monophones, hingga Maymelian adalah segilintir contoh. Belum lagi band lokal yang belum terekspose juga melakukan hal serupa. Tidak ada asap tanpa api, semua yang dilakukan pasti bertujuan.
Berbicara tentang fenomena ini, tidak sah jika tidak mendengar pendapat Naif. Kenapa David cs memilih untuk bergaya retro? "Tidak juga, waktu itu semuanya berjalan apa adanya," ujar David, sang vokalis.
David mengaku semua bermula dari kesukaan mereka terhadap gaya jadul. Terutama musik. Dalam keseharian, mereka memang sangat hobi mendengarkan musik macam The Beatles dan sejenisnya. "Refrensi musik kami memang kesana, dan semuanya berangkat dari hobi, tidak disengaja," akunya.
"Kami berempat memang tidak menentukan harus memakai gaya seperti apa, keluar dengan sendirinya," kata David. Begitu pun saat mencipta lagu. Saat dalam proses kreatif, ide yang keluar dari para personel Naif mengarah ke hal berbau retro.
Tapi David membantah kalau Naif selalu retro oriented. Album mereka contoh nyata. "Album pertama memang retro banget. Tapi lihat Possesif, tampilan kita biasa aja. Album ketiga retro lagi, tapi yang keempat biasa lagi," terang David.
Sari dari WSTCC juga mengatakan hal serupa. Dia dan bandmate-nya tidak mengeset gaya band harus seperti itu. "Kami cuma mengeluarkan apa yang ada di diri kami, itu saja," kata Sari mantap. Malah sebenarnya mereka kurang paham tentang musik jaman dahulu. "Penyanyi semacam Titi Kadi kami pun tidak begitu mengerti," lanjutnya.
Begitu pun dengan kostum. WSTCC punya gaya sendiri. "Bebas tapi sopan, kita tidak harus mengeluarkan sex appeal dengan pakai rok mini atau baju superkecil," ujarnya.
Dalam hal ini, dia juga menyesalkan pandangan penikmat musik yang masih salah kaprah. "Banyak diantara mereka yang masih mengotak-kotakkan aliran musik harus ini harus itu. Musik itu universal, bebas harus seperti apa," kata Sari.
WSTCC sempat mendapat komentar miring dari penonton saat melihat perform mereka. "Kita sempat dicap tidak memenuhi standar retro tahun tertentu," ujar Sari. Karena merasa sudah mantap dengan gaya dandannya, Sari dkk pun bergeming. "Karena kami tidak mematok memakai gaya tahun berapa, ya kita jalan terus," lanjutnya.
Tentang kemunculan band retro yang cukup banyak, WSTCC malah senang. Mereka merasa banyak rekan seperjuangan. "Enak, kerja sama jadi lebih mantap, tidak merasa tersaingi sama sekali," komen Sari.
Well, akankah fenomena ini terus berkembang dan menjadi trendsetter baru? Ataukah akan tenggelam dimakan jaman, numpang lewat seperti jamur di musim hujan? Just wait and see. (sumber : http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_c&id=206428)
Friday, January 06, 2006
Duka Cita
Kami dari pengurus NFC Djogja, turut berduka cita atas meninggalnya Ayahanda dari "Arief Kipli" beberapa waktu yang lalu. Semoga arwah almarhum diterima di sisiNya dan untuk keluarga yang di tinggalkan mudah2an di beri ketabahan. Amin.
Taun Baru "semrawut"
Kami atas nama pengurus memohon maaf karena acara taun baru 2006 kemaren yang rencananya di adakan di Bebeng, tidak jadi terlaksana karena beberapa alasan. Salah satunya adalah karena cuaca yang sangat tidak mendukung. Mungkin nanti pada taun baru Islam 1 Muharam akan di adakan acara (kidding).
Dari batalnya acara, sekali lagi kami atas nama pengurus mohon maaf. Mudah2an untuk kedepannya tidak terjadi lagi hal seperti ini.
Tetap jaga persatuan dan TETAP MERDEKA
Dari batalnya acara, sekali lagi kami atas nama pengurus mohon maaf. Mudah2an untuk kedepannya tidak terjadi lagi hal seperti ini.
Tetap jaga persatuan dan TETAP MERDEKA
Subscribe to:
Posts (Atom)
Blog Archive
-
►
2005
(30)
-
►
December
(26)
- Sejarah Singkat Hari Ibu
- SayembOrO : Tebak Foto
- untitled
- Photoku...
- Acara Taun Baru annnnn
- Laporan Acara Deklarasi NFC Djogja
- FOTO-FOTO DEKLARASI NFC JOGJA
- YOKI, EPI, DAN EMIL
- CREW NFC JOGJA
- YOKI & JARWO
- YOKI & PEPENG
- YOKI JADUL
- FOUNDING FATHER NFC JOGJA
- DAVID & YOKI
- Kumpul Di BackYard Lagi ...
- Jarwo + Mas Windu
- Mas Windu + Pepeng
- DEKLARASI NFC JOGJA
- PEPENG DICULIK
- PEPENG & MARKONAH
- DUO MAUT.........021205
- WIEDHI MENATAP ANGKASAA
- 3 Cewek Retro 1 Cowok Pengawal
- LIPUTAN NAIF DI KRIDOSONO
- Terima kasih buat semua...
- ACARA DEKLARASI NFC YOGYA
-
►
December
(26)